Agama bukan untuk dikomersilkan. Agama juga bukan untuk diumbar, dan orang orang yang mengumbar mengatakan " Ini agama saya, saya beragama, agamamu salah". Tidak.
Agama bukan untuk dijual, dengan agama kau naiki tangga sosialnya. Agama bukan sebuah alat, alat untuk kamu menaiki gengsimu di kehidupan sosial-mu. Jangan kau mempermainkan agamamu, aku hanya imbau. Tapi itu hakmu, mau kau apakan agamamu. Mau kau pakai apa agamamu.
Untuku, agama adalah sebuah mediator. Agama adalah sebuah metoda. Agama adalah sebuah faslitator pembawa kenikmatan dan ketenangan. Agama adalah sesuatu yang tidak seharusnya dipamerkan apalagi di fasiskan. Saling menghargai agama satu dan yang lain adalah indah adanya, tidak ada merasa ekslusif yang di umbar. Agama mengajarkan kebenaran dan kedamaian.
Perhatikan, adakah kata 'agamaku' di paragraf di atas?Bagaimana perasaanmu ketika mendengar 'Agamaku mengajarkan kebenaran'
Karena penambahan -ku mempunyai sensitifitas yang tinggi. Simpan saja dalam hatimu imbuhan -ku itu. Ekslusifkan dia di dalam hatimu, agar lebih berharga.
Rifky Maulana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar